Panglima TNI: 2 Penyandera Warga Tembagapura Tewas...

Kumparan.com

Papua, -Operasi pembebasan sandera di Tembagapura, Papua berhasil dilakukan oleh tim operasi bersama TNI-Polri pada Jumat (17/11) pagi. Saat melakukan kunjungan ke Tembagapura hari ini, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan dua penyandera tewas saat operasi berlangsung.
"Setelah dilakukan pembersihan, kita temukan dua anggota separatis tewas. Ditambah dengan satu pucuk pistol," kata Gatot Nurmantyo usai pemberian kenaikan pangkat luar biasa prajurit di Tembagapura, Papua, Minggu (19/11).
Gatot menjelaskan, para prajurit menuju ke lokasi pembebasan sandera menempuh jarak 5 KM selama 5 hari 5 malam. Setelah tiba di lokasi penyanderaan, kemudian ada aba-aba, barulah para prajurit melakukan penyerangan.
"Mereka berhasil mengusir para penyandera. Ada penembakan tapi prajurit kami berhasil mengamankan warga," imbuh Gatot.
Setelah dipastikan aman, lanjut Gatot, tim berkoordinasi dengan Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih. Tim evakuasi kemudian melakukan evakuasi terhadap 347 dari 1.300 warga yang disandera.
"Dan evakuasi berjalan dengan baik," ucap Gatot.

Lebih lanjut, Gatot menekankan bahwa dalam konteks kenegaraan, Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan TNI-Polri untuk memegang teguh politik negara. Gatot menegaskan, politik negara yang harus dijalankan berorientasi pada keutuhan NKRI dan kepentingan rakyat merupakan yang utama.

"Politik negara adalah politik yang semuanya dicurahkan untuk keutuhan NKRI. Semua kegiatan TNI Polri dicurahkan untuk NKRI. Kepentingan rakyat menjadi kepentingan di atas semuanya," jelas Gatot.

Yang tak boleh ketinggalan adalah patuh pada atasan. Atasan tertinggi TNI-Polri adalah Presiden. "Maka kekompakan kebersamaan TNI polri sangat strategis dalam menjaga NKRI," ucap Gatot.

Sumber: kumparan.com

0 Response to "Panglima TNI: 2 Penyandera Warga Tembagapura Tewas..."

Posting Komentar